Rasa kecewa itu pasti terkadang sering menghampiri benak seseorang. Apa yang terjadi, tak sesuai dengan keinginan. Terkadang kita harus menutupi kekecewaan dan kesedihan yang kita hadapi saat ini dengan senyuman. Senyuman yang buat kita tak terlihat kita sedang sedih.
Yah, pasti kita tak ingin temen2 kita melihat kita sedih, kecewa. Karena kita takut mereka ikut merasakan apa yang kita rasa saat ini. Terkadang terlintas pikiran biarkan saja aku yang merasakan kekecewaan ini dan kesedihan ini.
Kekecewaanku kali ini pada teman2ku. Hal kecil sebenarnya. Namun, kenapa harus itu2 saja yang terus menjadi masalah.
Harusnya sudahlah kawan, mari kita jalan bersama2, kita bangkit bersam, maju bersama, saling memotivasi, saling merangkul, saling menghargai.
Lelah bukan kita selalu begini terus. Lihatlah contoh2 kita dulu, mereka bisa lebih baik dari kita, kenapa malah kita yang lebih buruk dari mereka. Hmm, sungguh miris melihatnya.
Sering terdengar kata2, keadaan dulu dan sekarang berbeda.
Dan ada pertanyaan, "Apa yang membedakannya coba???"
Tapi kalau menurutku walaupun keadaan berbeda, kenapa kita tidak bisa setidaknya mencontoh, meniru tindakan2 apa yang baik yang mereka dulu lakukan bersama2. Sampai mereka begitu dekat dan akrab. Bahkan sampai sekarang.
Teman, tak ada yang tak mungkin, bila kita mau berusaha. Berusaha untuk bisa lebih baik dari mereka. Aku iri melihat keakraban mereka, aku iri melihat kebersamaan mereka dulu. Namun kenapa kita tidak bisa seperti mereka.
Dan suatu hari aku dapat kata2 dari kakaku, dan kakakku dulu dapat kata2 itu dari kakak angkatan dia. "Kalau kita udah gak nyaman disutu tempat, ya jangan minta yang dulu untuk datang lagi, namun kitalah yang harus memulai membuat tempat kita nyaman".
Kata2 itu masih aku ingat sampai sekarang. Terekam di otakku.
Aku terkadang berusaha untuk mengimplementasikannya. Namun, kenapa mereka tidak mau ikut ayo, ayo bantu aku untuk membuat suasana kayak dulu. Itu kekecewaanku yang teramat dalam. Namun aku harus terus berusaha. Aku gak boleh nyerah.
Berharap suatu hari nanti, teman2ku menjadi lebih baik, dan mau menjadikan suasana kekeluargaan, n kebersamaan serta keakraban dulu ada lagi. Sampai nanti, sampai waktu memisahkan kita semua d tempat yang udah berbeda. Kita udah gak di satu atap lagi.
Teman, harapanku masih terus ada.
Saat ini mungkin aku kecewa, namun, aku akan terus berusaha, dan berharap teman2 bisa bantu aku tuk wujudkan harapanku untuk terus bersama kalian dalam kekeluargaan, kebersamaan, dan dalam keakraban.Allah gak akan kasih kita cobaan yang melebihi kemampuan kita. Gak kan memberikan cobaan yang kita tidak bisa mengatasi. Semua pasti ada jalan keluar untuk semua cobaan yang Allah SWT berikan kepada kita. Semakin bertambah usia, semakin kita lama berada disini, semakin banyak cobaan yang Allah berikan kepada kita. Bukan karna Allah tidak sayang sama kita. Itu justru Allah sayang sama kita dan dengan cara seperti itu Allah mengajarkan kita bagaimana mencari jalan keluar, bagaimana kita bersikap sabar, ikhlas, rendah hati, tidak sombong, dan tak lupa bersyukur atas segala yang telah Allah SWT berikan kepada kita.
Kata2 yang bener buat aku selalu ngerasa selalu merasa terus semangat, Dan terus semangat.
Semoga, ini semua bisa menjadi motivasi juga buat pembaca semuanya. Maaf apabila ada kata2 yang kurang berkenang di hati pembaca, saya mohon maaf yang sebesar - besarnya..
Pesanku, tetaplah berusaha dan berdo'a, dalam keadaan apapun. Dan jangan lupa bersyukur atas semua yang telah Allah SWT berikan kepada kita.
Salam,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar