Karra,
Maaf,,, Karena selalu membuat kamu marah,
Maaf,,, Karena selalu membuat kamu benci sama aku,
Maaf,,, Atas semua kepedihan yang aku timbulkan,
Maaf,,, Karena selalu membuat kamu ngalah dalam segala hal,
Maaf,,, Karena aku selalu keras kepala,
Maaf,,, Karena telah mambuat kamu masuk ke dalam kehidupanku,
Maaf,,, Karena aku harus pergi ninggalin kamu,
Terima kasih … Karena akmu telah membuat hari-hariku indah
Terima kasih … Karena kamu telah memperlihatkan mata yang paling indah yang pernah kulihat
Terima kasih … Karena kamu telah membuat aku memiliki semangat untuk hidup.
Terima kasih … Karena kamu selalu menganggap aku pintar
Terima
kasih … Karna kamu membuatku sadar bahwa kita harus berjuang untuk
hidup dan bahwa hidup ini harus diarungi melalui semangat, perjuangan
dan kemauan keras.
Terima kasih … Karena akmu memberikan kebahagian terbesar dalam hidupku.
Terima kasih … Karena kamu telah luar biasa sabar menghadapi aku
Karena telah mengajari aku untuk mendoakan agar orang yang aku cintai bahagia
Karena telah mengubah hidupku yang kosong
Karena telah menjadi satu-satunya orang yang bisa membuatku mengalah
Karena telah memberikan sesuatu yang selama ini nggal bisa aku kasih ke kamu
Karena telah menjadi wanita yang luar biasa dan nggak tertandingi yang pernah masuk dalam kehidupanku.
Terima kasih … Karena kamu telah menjadi bidadariku selama ini. ♥
Aku nggak akan kemana- mana …
-Dira-
(Nyentuh banget isi surat Dira ke Karra, sebelum Dira meninggal)
Minggu
Rabu
Rasa kecewa itu pasti terkadang sering menghampiri benak seseorang. Apa yang terjadi, tak sesuai dengan keinginan. Terkadang kita harus menutupi kekecewaan dan kesedihan yang kita hadapi saat ini dengan senyuman. Senyuman yang buat kita tak terlihat kita sedang sedih.
Yah, pasti kita tak ingin temen2 kita melihat kita sedih, kecewa. Karena kita takut mereka ikut merasakan apa yang kita rasa saat ini. Terkadang terlintas pikiran biarkan saja aku yang merasakan kekecewaan ini dan kesedihan ini.
Kekecewaanku kali ini pada teman2ku. Hal kecil sebenarnya. Namun, kenapa harus itu2 saja yang terus menjadi masalah.
Harusnya sudahlah kawan, mari kita jalan bersama2, kita bangkit bersam, maju bersama, saling memotivasi, saling merangkul, saling menghargai.
Lelah bukan kita selalu begini terus. Lihatlah contoh2 kita dulu, mereka bisa lebih baik dari kita, kenapa malah kita yang lebih buruk dari mereka. Hmm, sungguh miris melihatnya.
Sering terdengar kata2, keadaan dulu dan sekarang berbeda.
Dan ada pertanyaan, "Apa yang membedakannya coba???"
Tapi kalau menurutku walaupun keadaan berbeda, kenapa kita tidak bisa setidaknya mencontoh, meniru tindakan2 apa yang baik yang mereka dulu lakukan bersama2. Sampai mereka begitu dekat dan akrab. Bahkan sampai sekarang.
Teman, tak ada yang tak mungkin, bila kita mau berusaha. Berusaha untuk bisa lebih baik dari mereka. Aku iri melihat keakraban mereka, aku iri melihat kebersamaan mereka dulu. Namun kenapa kita tidak bisa seperti mereka.
Dan suatu hari aku dapat kata2 dari kakaku, dan kakakku dulu dapat kata2 itu dari kakak angkatan dia. "Kalau kita udah gak nyaman disutu tempat, ya jangan minta yang dulu untuk datang lagi, namun kitalah yang harus memulai membuat tempat kita nyaman".
Kata2 itu masih aku ingat sampai sekarang. Terekam di otakku.
Aku terkadang berusaha untuk mengimplementasikannya. Namun, kenapa mereka tidak mau ikut ayo, ayo bantu aku untuk membuat suasana kayak dulu. Itu kekecewaanku yang teramat dalam. Namun aku harus terus berusaha. Aku gak boleh nyerah.
Berharap suatu hari nanti, teman2ku menjadi lebih baik, dan mau menjadikan suasana kekeluargaan, n kebersamaan serta keakraban dulu ada lagi. Sampai nanti, sampai waktu memisahkan kita semua d tempat yang udah berbeda. Kita udah gak di satu atap lagi.
Teman, harapanku masih terus ada.
Saat ini mungkin aku kecewa, namun, aku akan terus berusaha, dan berharap teman2 bisa bantu aku tuk wujudkan harapanku untuk terus bersama kalian dalam kekeluargaan, kebersamaan, dan dalam keakraban.Allah gak akan kasih kita cobaan yang melebihi kemampuan kita. Gak kan memberikan cobaan yang kita tidak bisa mengatasi. Semua pasti ada jalan keluar untuk semua cobaan yang Allah SWT berikan kepada kita. Semakin bertambah usia, semakin kita lama berada disini, semakin banyak cobaan yang Allah berikan kepada kita. Bukan karna Allah tidak sayang sama kita. Itu justru Allah sayang sama kita dan dengan cara seperti itu Allah mengajarkan kita bagaimana mencari jalan keluar, bagaimana kita bersikap sabar, ikhlas, rendah hati, tidak sombong, dan tak lupa bersyukur atas segala yang telah Allah SWT berikan kepada kita.
Kata2 yang bener buat aku selalu ngerasa selalu merasa terus semangat, Dan terus semangat.
Semoga, ini semua bisa menjadi motivasi juga buat pembaca semuanya. Maaf apabila ada kata2 yang kurang berkenang di hati pembaca, saya mohon maaf yang sebesar - besarnya..
Pesanku, tetaplah berusaha dan berdo'a, dalam keadaan apapun. Dan jangan lupa bersyukur atas semua yang telah Allah SWT berikan kepada kita.
Salam,
Senin
Hari Minggu, 17 Juni 2012, k n temen2 HMJTI STMIK AKAKOM Yogyakarta ngadain acara baksos d Panti Asuhan Amanah, Bantul.
Kami disana berbagi ilmu yang kami punya. Harapan kami, apa yang kami sampaikan, kami berikan kepada temen2 bisa bermanfaat buat temen2, Amin.
Ada hal2 menarik yang kami bagikan,
Bermain game pun itu tak terlupkan oleh kami, bermain game "lutung d sarung", "kelereng estafet".
hmm,,,
Tak ingin berpisah rasanya dengan teman2 d Panti Asuhan Amanah, Bantul.
Banyak hal - hal pelajaran berharga yang bisa kami ambil.
Selesai belajar2 dan bermain2, makan, sholat berjamaah, kami tidak lupa untuk berfoto2 ria,,,
Ahaaaa,,,
Buat kenang - kenangan,,
ASyik,,,,, ^_^
Waktu begitu cepat, Dan kamipun segera berkemas2 dan pulang ke rumah masing2..
See you next time saudara2ku di Panti Asuhan Amanah, Bantul. ^_^
Ya Allah, sayangi mereka seperti mana Engkau menyayangi keluarga2 mereka yang telah Engkau ambil dahulu. Jauhkan mereka dari hal - hal buruk yang bisa membuat mereka celaka.
Ya Allah, jadikan mereka anak2 yang bermanfaat untuk Nusa dan Bangsa.
Jadikan mereka orang yang rendah hati, sabar, ikhlas, dan selalu bersyukur atas segala nikmat - Mu.
Serta lancarkanlah dan mudahkan jalan mereka.
Ya Allah, Engkau Maha Mengetahui lagi Maha Mendengar.
Engkau Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Amin, Amin, Ya Rabbal'alamin..
Ya,, walaupun dibilang aku gak pinter maen gitar, setidaknya gitarku bisa ngobatin sedikit kesedihan.
menjadi teman saat merasa diri ini sendiri,,
Kenapa juga gitarku pke rusak segala,,,
Bener2 sepi gak da gitar,,
Sekarang, hanya bisa melihat teman2ku yang lihay dalam main gitarnya,, Owh begitu indahnya, sampai aku terhanyut dalam nada2 gitar itu. Tak terasa lantunan syair lagu pun keluar dari mulut ini.
Entah kenapa rasanya aku selalu terhanyut dalam genjrengan gitar....
Begitu indah n hmm ^_^ rasanya tak ingin berhenti bernyanyi n mendengarkan nada2 gitar itu,
Lebih indah lagi saat teman2ku juga ikut bernyanyi bersama,
Rasanya kebersamaan itu tak ingin cepat diakhiri. Begitu indag kebersamaan ini,
Bernyanyi sama halnya kita berkomunikasi dengan orang dengan cara yang berbeda. Bagimana kita menyampaikan peasan yang bisa orang lain mengerti.
Tapi aku lebih suka memainkan gitar n bernyanyi sendiri n melihat orang lain bermain gitar dan bernyanyi, di banding bermain musik yang sudah bercampur2, atau bisa dikatakan sudah berkolaborasi dengan suara musik lain. Seperti drum, piano, dll. Aku lebih suka mendengarkan musik akustik gitar.
Langganan:
Komentar (Atom)



